Selingan Belajar


Aku suka memejamkan mata untuk mendengar

Dengan volume suara yang begitu menggelegar

Sekedar mampu untuk merasakan kenangan

Barangkali bisa aku tuangkan dalam tulisan

Perasaan-perasaan rindu yang sangat ingin aku ulang

Ketika hati mampu mengatakan

'kamu satu-satunya'

'kamu yang paling aku cari'

'kamu sebagian dari aku'

'aku tidak bisa tertawa tanpamu'

Dan berbagai macam kalimat yang begitu menggelikan tapi penuh dengan kepolosan
Serta ketulusan

Iya,baru saja aku membuka halaman awal dari buku tersebut

Ketika sampai ke pertengahan

Badai mulai terlihat

Hujan mulai mengguyur

Tapi pelangi bahkan belum muncul

Tapi hanya aku yang mengharapkan adanya pelangi datang

Dan percaya bahwa akan ada pelangi yang akan meredakan itu

Ya.. hanya aku yang menginginkan bertahan

'kamu yang paling aku hindari'

'kamu bukan siapa-siapa ku'

'sebaiknya kamu bahagia dengan yang lain'

'aku sudah lelah' katanya

Sambil membalik badan dan kemudian pergi

Aku terdiam di tempat sembari menikmati badai yang begitu kuat menerjang

Dan hujan yang tiada henti

Salamku, semoga kau tidak merasakan hujan serta badai yang sama

Poem by Myra Karaniya Madaniy.28 Desember 2019.22;54.

Comments

  1. I really really like this poem. grateful to be able to read it. stay strong and endure, the storm will pass soon and the sun will shine again. 頑張って !

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts