Penggalan Ke-Puitis-an Hati 8
Wanita Tahu Diri
Karya : Myra Karaniya Madaniy
Aku,wanita,
sesorang yang akan menjadi pujangga atau bahkan menjadi pemuja
ada yang mengatakan bahwa,
tidak semua pujangga pantas untuk di puja,
tidak semua pemuja pantas untuk memuja,
bahkan ada pemuja layak untuk di puja karena kesucian hatinya,
Hingga pada akhirnya aku ditakdirkan untuk menjadi seorang pemuja
Pemuja hati seorang lelaki,
Lelaki tampan gagah nan perkasa,
Yang seakan harap mampu untuk menaklukkan dunia dan seisinya,
Lelaki mulia hatinya dan sujud terhadap-Nya,
tapi,aku seakan teringat kata-kata terakhir,
tidak semua pujangga pantas untuk dipuja,
dan ada pemuja yang layak untuk di puja karena kesucian hatinya,
Benarkah aku memuja orang yang memang layak,
Memang layak aku sebut di dalam setiap doaku..
Aku,Wanita,
wanita pemuja yang tahu diri,
hanya mampu memuja di bilik hati,
menitip doa dan suara hati,
pada untaian cahaya dan sejuknya angin,
Harapku pada hati seorang Pujangga,
Menilik sejenak untuk sekedar bertandang,
Sekedar menanyakan hatinya,
apakah hatinya berharap adanya aku?
Tapi,aku hanya seorang wanita pemuja,
Aku,wanita tahu diri,
yang barangkali mustahil untuk menggapai,
Karena hatinya terlalu sempurna,
tak perlu khawatir,
Untaian doaku akan selalu kubisikkan di setiap sujud,
hingga suatu hari nanti,
Hatinya akan kalah sempurna dari setiap doa yang ku lantunkan,
Comments
Post a Comment